Untuk melakukan pekerjaan pendinginan, pertama-tama pahami pengetahuan umum tentang refrigeran.

Refrigeran, juga dikenal sebagai zat pendingin, adalah zat kerja dalam sistem pendingin. Saat ini, terdapat lebih dari 80 jenis zat yang dapat digunakan sebagai refrigeran. Refrigeran yang paling umum adalah Freon (termasuk: R22, R134a, R407c, R410a, R32, dll.), amonia (NH3), air (H2O), karbon dioksida (CO2), dan sejumlah kecil hidrokarbon (seperti: R290, R600a).

Indikator dampak refrigeran terhadap lingkungan global terutama meliputi: potensi penipisan ozon (ODP) dan potensi pemanasan global (GWP); selain dampak terhadap lingkungan, refrigeran juga harus memiliki tingkat keamanan yang dapat diterima untuk melindungi kehidupan dan harta benda manusia.

ODP (Ozone Depletion Potential): Menunjukkan kemampuan klorofluorokarbon di atmosfer untuk merusak lapisan ozon. Semakin kecil nilainya, semakin baik karakteristik lingkungan dari refrigeran tersebut. Refrigeran dengan nilai ODP kurang dari atau sama dengan 0,05 dianggap dapat diterima berdasarkan tingkat saat ini.

 

Potensi Pemanasan Global (Global Warming Potential/GWP): Indikator dampak iklim yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca, yang menunjukkan bahwa dalam periode waktu tertentu (20 tahun, 100 tahun, 500 tahun), efek rumah kaca dari gas rumah kaca tertentu setara dengan kualitas CO2 dengan efek yang sama, yaitu CO2. GWP=1,0. Biasanya GWP dihitung berdasarkan 100 tahun, yang dilambangkan sebagai GWP100, baik "Protokol Montreal" maupun "Protokol Kyoto" menggunakan GWP100.

1. Klasifikasi zat pendingin

Menurut GB/T 7778-2017, keamanan refrigeran dibagi menjadi 8 kategori, yaitu: A1, A2L, A2, A3, B1, B2L, B2, B3, di mana A1 adalah yang paling aman dan B3 adalah yang paling berbahaya.

Tingkat keamanan refrigeran umum adalah sebagai berikut:

Tipe A1: R11, R12, R13, R113, R114, R115, R116, R22, R124, R23, R125, R134a, R236fa, R218, RC318, R401a, R401b, R402a, R402b, R403a, R403b, R404a, R407a, R407b, R407c, R407d, R408a, R409a, R410a, R417a, R422d, R500, R501, R502, R507a, R508a, R508b, R509a, R513a, R744

Tipe A2: R142b, R152a, R406a, R411a, R411b, R412a, R413a, R415b, R418a, R419a, R512a

Kategori A2L: R143a, R32, R1234yf, R1234ze(E)

Kelas A3: R290, R600, R600a, R601a, R1270, RE170, R510a, R511a

Kategori B1: R123, R245fa

Kategori B2L: R717

Berdasarkan suhu penguapan ts dari refrigeran pada tekanan atmosfer standar (100 kPa), dapat dibagi menjadi: refrigeran suhu tinggi, refrigeran suhu menengah, dan refrigeran suhu rendah.

Refrigeran bertekanan rendah dan bersuhu tinggi: suhu penguapan lebih tinggi dari 0°C, dan tekanan kondensasi lebih rendah dari 29,41995×10⁴ Pa. Refrigeran ini cocok digunakan dalam kompresor pendingin sentrifugal pada sistem pendingin udara.

Refrigeran tekanan menengah suhu menengah: refrigeran tekanan menengah suhu menengah: suhu penguapan -50 ~ 0°C, tekanan kondensasi (196,113 ~ 29,41995) × 104 Pa. Jenis refrigeran ini umumnya digunakan dalam sistem pendingin piston kompresi satu tahap dan kompresi dua tahap biasa.

Refrigeran bertekanan tinggi dan bersuhu rendah: refrigeran bertekanan tinggi dan bersuhu rendah: suhu penguapan lebih rendah dari -50°C, dan tekanan kondensasi lebih tinggi dari 196,133×10⁴ Pa. Jenis refrigeran ini cocok untuk bagian bersuhu rendah dari perangkat pendingin kaskade atau perangkat bersuhu rendah di bawah -70°C.

 


Waktu posting: 28 Desember 2022